Kisah Jurnalis di Manggarai Timur yang Setia Melayani ODGJ

- Admin

Sabtu, 7 Agustus 2021 - 18:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Relawan KKI Manggarai Timur sekaligus wartawan di Manggarai Timur mengunjungi Aleksius Dugis (35), seorang warga disabilitas mental yang pulih dan lepas pasung di Kampung Sola, Manggarai Timur, NTT

Relawan KKI Manggarai Timur sekaligus wartawan di Manggarai Timur mengunjungi Aleksius Dugis (35), seorang warga disabilitas mental yang pulih dan lepas pasung di Kampung Sola, Manggarai Timur, NTT

Bersuara tentang penderita

Peristiwa berikutnya terjadi ketika saya ditelepon oleh Lurah Ronggakoe, Wae Rana, Manggarai Timur, untuk meliput warganya yang pulih setelah dirawat di Panti Rehabilitasi Renceng Mose Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Di Ronggakoe, saya sekali lagi menyaksikan dengan mata hati dan mata kepala sendiri peristiwa yang mengejutkan. Saat itu ada dua orang yang dibawa pulang dari panti rehabilitasi tersebut. Secara medis dan sosial keduanya dinyatakan pulih selama kurang lebih setelah 5 bulan dirawat.

Baca juga :  Kisah Seorang Difabel di Wodong yang Sukses Jadi Kepala Tukang

Hasil liputan itu dipublikasikan sebagai feature di media KOMPAS.com. Itu liputan pertama saya di media yang didirikan oleh Alm. Jakob Oetama itu. Setelah features itu tersebar luas, saya mendapat banyak telepon tentang orang-orang yang menderita disabilitas mental di berbagai kampung di pelosok Manggarai Timur.

Baca Juga : Penyakit Era Digital Menurut Jürgen Habermas
Baca Juga : Optimalisasi Layanan Pelabuhan Podor dalam Meningkatkan PADes Desa Lewohedo

Saya mengalami kesulitan mengatur waktu untuk mengunjungi mereka di selah-selah waktu bekerja untuk menyambung hidup. Tahap demi tahap bersama relawan KKI, saya akhirnya bisa mengatur waktu.

Baca juga :  Kisah Seorang Istri yang Merawat Suami Gangguan Jiwa dan Dipasung Selama 12 Tahun

Dalam perjalanan bersama selama lima tahun, Relawan KKI, wartawan, dan Dinas Sosial Kabupaten Manggarai Timur telah berbuat banyak. Kami pernah melepas pasung seorang warga di seputaran Kota Borong dan diantar ke Panti Rehabilitasi Renceng Mose Ruteng. Kini, penderita itu pulih dan rutin minum obat.

Peristiwa keajaiban terjadi ketika melihat seorang penderita disabilitas mental di kampung Sola, Desa Persiapan Ruan Selatan, Kecamatan Kota Komba. Penderita ini berhasil melepaskan kakinya dari lubang balok yang sempit.

Baca juga :  Kisah Yuliana Mijul, Gali Pasir dan Menenun Demi Menyambung Hidup Keluarga

Kemudian dia berjalan di tengah-tengah kampung dan kisah tentangnya dimuat media ini beberapa waktu lalu. Features itu mendapat tanggapan cepat dari Kementerian Sosial Republik Indonesia dengan memberikan bantuan sosial berupa sembako. Bantuan itu diserahkan melalui Balai Rehabilitas penyandang difabel Efata Kupang.

Komentar

Berita Terkait

Milenial Promotor Literasi Digital dalam Spirit Keberagaman Agama
Kasus Pasung Baru di NTT Masih Saja Terjadi
Seandainya Misa Tanpa Kotbah
Gosip
Sorgum: Mutiara Darat di Ladang Kering NTT
Tanahikong, Dusun Terpencil dan Terlupakan di Kabupaten Sikka              
Qui Bene Cantat bis Orat (Tanggapan Kritis atas Penggunaan Lagu Pop dalam Perayaan Ekaristi)
Media dan Ilusi Netralitas
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Oktober 2022 - 18:26 WITA

Perlawanan Tanpa Titik dalam Novel “Perempuan di Titik Nol”

Jumat, 3 Desember 2021 - 00:22 WITA

Kesederhanaan yang Megah dan Niat Baik Menyelamatkan yang Terbuang

Rabu, 14 April 2021 - 13:54 WITA

Tubuh Dan Persetubuhan Itu Suci

Berita Terbaru

Sastra

Pantun Berlawanan dengan Puisi

Sabtu, 25 Okt 2025 - 16:31 WITA

Pendidikan

Kaum Muda dan Budaya Lokal

Jumat, 15 Mar 2024 - 19:27 WITA