Mahasiswa Pascasarjana IFTK Ledalero Mengadakan PKM di Paroki Uwa, Palue   

- Admin

Kamis, 4 Mei 2023 - 14:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indodian.com – Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) menjadi salah satu dari tiga Tridarma Perguruan Tinggi. Untuk mewujudkan pengabdian kepada masyarakat ini, 47 mahasiswa/i Pascasarjana Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero berkunjung ke Paroki Ave Maria Bintang Laut, Uwa, Palue pada Jumat, 28 April 2023 sampai Senin, 1 Mei 2023.

Umat Paroki Uwa menyambut dengan gembira kehadiran para mahasiswa/i IFTK ini yang terdiri dari para Frater dari biara SVD, MSsCc, Somascan, calon Imam Keuskupan dan beberapa mahasiswa awam. Sesuai dengan keputusan Pastor Paroki dan DPP Paroki Uwa, segenap mahasiswa/i ini dibagi ke setiap KGB di pusat paroki.

Ada tiga jenis kegiatan PKM di Palue. Pertama, katekese umat. Para mahasiswa/i yang dibagi ke setiap KBG membuat katekese tentang partisipasi umat dalam hidup menggereja. Dalam katekese ini, para mahasiswa juga mendengarkan pelbagai persoalan yang dialami umat di setiap KBG dan bersama umat berusaha mencari solusi terbaik.

Hal ini sesuai dengan visi Paus Fransiskus untuk mengembangkan Gereja Sinodal. Gereja sebagai sebuah institusi perlu berjalan bersama umat dan melibatkan umat dalam seluruh proses kegiatan pastoral Gereja.

Baca juga :  Tujuh Cara Bergembira dalam Politik ala Relawan Pendekar Indonesia

Kedua, pastoral konseling. Para mahasiswa/i yang berkunjung ke Palue adalah mahasiswa yang memilih mata kuliah Pastoral Konseling yang diampu oleh Pater Maxi Manu, SVD. Dalam kuliah ini, Pater Maxi mengajarkan tentang pengertian, metode dan pentingnya pastoral konseling. Pater Maxi kemudian membagi para mahasiswa dalam beberapa kelompok untuk mencari masalah sosial. Masalah tersebut kemudian menjadi tema paper lalu dipresentasikan di ruang kuliah dengan pendekatan pastoral konseling.

Selama kurang lebih 4 bulan, para mahasiswa/i mendiskusikan masalah sosial dari persepektif pastoral konseling. Pater Maxi kemudian meminta agar para mahasiswa perlu terjun ke masyarakat untuk merasakan pergulatan hidup umat secara langsung. Kunjungan ke Palue ini menjadi momen aplikasi pastoral konseling secara langsung dengan umat.

Ketiga, promosi panggilan. Pada hari Minggu, 30 April 2023, Gereja Katolik merayakan hari Minggu Panggilan. Kegiatan kunjungan ini menjadi momen promosi panggilan bagi umat Paroki Ave Maria Bintang Laut, Uwa. Dalam kesempatan ini, para mahasiswa IFTK menangung koor pada hari Minggu Panggilan.

Baca juga :  Pendekar Indonesia: Jenderal Andika Perkasa Figur Ideal Calon Presiden 2024

Dalam kotbahnya, Pater Maxi Manu, SVD, selaku Koordinator mahasiswa/i yang berkunjung ke Palue menjelaskan bahwa panggilan hidup bukan hanya menjadi Imam dan Biarawan/I.

“Panggilan hidup bermacam-macam seperti petani, nelayan, guru, pegawai, pedagang, tukang ojek dan menjadi imam, biarawan/ti. Semua jenis panggilan memiliki tugas dan perutusannya. Belajar dari Yesus sebagai gembala, kita semua diharapkan agar menjadi gembala yang baik sesuai dengan tugas dan panggilan kita masing-masing”, jelas Pater Maxi.

Dalam sambutannya, Romo Leksi Luna, Pr, Pastor Paroki Uwa memberikan apresiasi dan terima kasih kepada IFTK Ledalero dan para mahasiswa/i yang telah memilih paroki Uwa sebagai tempat untuk PKM. Menurut Romo Leksi, umat Paroki Uwa belum pernah menerima kunjungan mahasiswa dari IFTK dalam jumlah yang banyak seperti ini. Romo juga menambahkan bahwa kehadiran para Frater ini memotivasi umat untuk terlibat aktif dalam gereja.

“Kehadiran Para Frater ini menjadi sukacita bagi kami umat Paroki Uwa. Umat termotivasi untuk terlibat aktif dalam gereja dan kehadiran Frater juga menjadi motivasi bagi anak-anak agar memilih menjadi abdi Tuhan dengan hidup membiara. Umat butuh Imam. Saya berharap agar para Frater yang datang ke Palue tetap setia dan bisa kembali ke Palue nanti sebagai seorang Imam”, pesan Romo kepada para Frater.

Baca juga :  Pendekar Indonesia: Andika Perkasa Pantas Memimpin Negeri

Setelah perayaan ekaristi, Bapak Daniel Dale, Guru Agama di SDI Uwa mengaku gembira dengan kunjungan para Frater ini. Menurut Bapak Daniel, kehadiran para Frater di KBG ketika katekese mampu memberikan rekonsiliasi bagi umat yang sudah 5 tahun terlibat konflik.

“Ketika katekese, ada umat yang tergerak untuk meminta maaf setelah beberapa tahun terlibat konflik. Ini karena berkat kehadiran para Frater di KBG kami. Kami berharap agar para Frater yang datang ini tetap setia dan suatu waktu kelak bisa ditahbiskan menjadi imam. Kami selalu mendoakan kalian”, pesan Bapa Daniel yang saat ini menjabat seksi Kateketik di Paroki Uwa.

Komentar

Berita Terkait

Peredaran Hoaks Pemilu 2024 Masih Besar
Fakultas Filsafat Unwira Adakan Seminar Internasional sebagai Bentuk Tanggapan terhadap Krisis Global    
Tujuan Politik adalah Keadilan bagi Seluruh Rakyat
Komunitas Circles Indonesia: Pendidikan Bermutu bagi Semua
Mencerdaskan Kehidupan Bangsa melalui Kelas Belajar Bersama
Masyarakat Sipil Dairi Mendesak Menteri LHK Cabut Izin Persetujuan Lingkungan PT. DPM  
Pendekar Indonesia Menggelar Simulasi Pasangan Calon Pimpinan Nasional 2024
Nasabah BRI Mengaku Kehilangan Uang di BRImo
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Oktober 2022 - 18:26 WITA

Perlawanan Tanpa Titik dalam Novel “Perempuan di Titik Nol”

Jumat, 3 Desember 2021 - 00:22 WITA

Kesederhanaan yang Megah dan Niat Baik Menyelamatkan yang Terbuang

Rabu, 14 April 2021 - 13:54 WITA

Tubuh Dan Persetubuhan Itu Suci

Berita Terbaru

Sastra

Pantun Berlawanan dengan Puisi

Sabtu, 25 Okt 2025 - 16:31 WITA

Pendidikan

Kaum Muda dan Budaya Lokal

Jumat, 15 Mar 2024 - 19:27 WITA