Mengenal “Isi Piringku” : Panduan Simpel Pengganti 4 Sehat 5 Sempurna

- Admin

Rabu, 14 Januari 2026 - 06:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat ini masalah gizi masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, baik dalam bentuk kekurangan gizi maupun kelebihan gizi. Kondisi ini menuntut adanya pedoman konsumsi makanan yang tidak hanya mudah dipahami, tetapi juga sesuai dengan perkembangan ilmu gizi dan kebutuhan masyarakat saat ini.

Pedoman gizi seimbang ini dulu kita kenal dengan istilah 4 sehat 5 sempurna, yang dicetuskan oleh Bapak Gizi Indonesia, Prof. DR. Poorwo Sudarmo pada tahun 1950. Istilah  4 sehat 5 sempurna ini diajarkan sejak usia dini dan berjasa besar dalam meningkatkan kesadaran gizi masyarakat. Namun, konsep 4 Sehat 5 Sempurna lebih menekankan pada jenis makanan, bukan jumlah dan proporsi. Akibatnya, muncul persepsi bahwa semua jenis makanan boleh dikonsumsi secara bebas selama dianggap “lengkap”. Padahal, konsumsi berlebihan juga dapat menyebabkan masalah gizi seperti obesitas dan penyakit tidak menular.1

Oleh karena itu, salah satu upaya pemerintah untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui penerapan pedoman gizi seimbang yang dikenal dengan konsep Isi Piringku, yang merupakan bagian dari Pedoman Gizi Seimbang yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Sebelum konsep ini diperkenalkan,.1

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan adanya peningkatan prevalensi obesitas serta penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes melitus dan hipertensi di Indonesia. Kondisi ini berkaitan erat dengan pola konsumsi masyarakat yang tinggi karbohidrat sederhana dan gula, namun rendah serat dari sayur dan buah2.

Apa itu Isi Piringku?

Isi Piringku adalah pedoman visual yang menggambarkan proporsi kelompok makanan yang sebaiknya dikonsumsi dalam satu kali makan. Tujuannya sederhana yaitu membantu masyarakat menyeimbangkan asupan makanan pokok, lauk-pauk, sayur, dan buah, serta menjaga hidrasi tubuh dengan minum air putih².

Berbeda dari 4 Sehat 5 SempurnaIsi Piringku menekankan proporsi yang seimbang di setiap piring, bukan hanya jenis makanan. Panduan ini berbentuk visual piring makan yang mudah diingat, sehingga siapa pun, dari anak-anak hingga orang dewasa, dapat menyesuaikan pola makannya tanpa merasa rumit atau membingungkan²,3.

Apa Saja Komposisi Isi Piringku?

Satu piring makan dalam konsep Isi Piringku dibagi menjadi dua bagian besar:

  1. ½ Piring Sayur dan Buah
    • Sayur: Menempati 2/3 dari setengah piring ini. Pilih sayuran berwarna-warni untuk mendapatkan berbagai vitamin, mineral, dan antioksidan.
    • Buah: Menempati 1/3 dari setengah piring. Pilih buah segar agar serat dan nutrisinya tetap optimal4.
  2. ½ Piring Makanan Pokok dan Lauk-Pauk
    • Makanan pokok: Mengisi 1/3 dari setengah piring. Selain nasi, sumber karbohidrat lain seperti jagung, ubi, atau serealia utuh dapat dipilih untuk variasi energi.
    • Lauk-pauk: Mengisi 2/3 dari setengah piring, terdiri dari protein hewani (ikan, ayam, telur, daging) dan nabati (tempe, tahu, kacang-kacangan). Kombinasi ini memastikan asupan protein esensial yang cukup 1.

Selain itu, “Isi Piringku” juga memuat ajakan untuk mengonsumsi 8 gelas air setiap hari, melakukan aktivitas fisik 30 menit setiap hari, dan mencuci tangan dengan air dan sabun sebelum dan setelah makan.  2˒4.

Apa Peran Isi Piringku dalam Gizi Seimbang?

Isi Piringku bukan sekadar visual melainkan adalah strategi praktis untuk mencapai gizi seimbang. Dengan mengikuti panduan Isi Piringku tubuh mendapatkan energi yang cukup dari karbohidrat dan protein. Selain itu, asupan vitamin, mineral, dan serat terpenuhi dari sayur dan buah. Isi Piringku juga mendukung sistem imun dan pencernaan, menekan risiko penyakit tidak menular, seperti obesitas, diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Serta anak-anak dan keluarga dapat membentuk kebiasaan makan sehat sejak dini, yang mudah diikuti karena sederhana dan visual 3,5.

Dengan kata lain, Isi Piringku membantu setiap orang makan dengan cerdas, bukan sekadar kenyang, sehingga kualitas hidup dan kesehatan jangka panjang dapat terjaga 2˒4.

Kesimpulan

Isi Piringku adalah panduan gizi yang praktis, ilmiah, dan mudah diterapkan oleh semua kalangan. Konsep ini mendorong kita untuk menyeimbangkan makanan di setiap piring, bukan hanya memilih jenis makanan. Dengan menerapkannya, tubuh tidak hanya akan mendapatkan nutrisi yang optimal, tetapi juga kebiasaan makan sehat akan terbentuk secara alami.

Mari mulai hari ini isi piring Anda dengan sayur dan buah lebih banyak, pilih protein seimbang, dan minum air putih yang cukup. Dengan langkah sederhana ini, Anda dan keluarga dapat menikmati hidup lebih sehat dan berenergi, serta mencegah masalah gizi dan penyakit di masa depan²˒6.

Daftar Pustaka

  1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Gizi Seimbang. Jakarta: Kemenkes RI; 2014.
  2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan; 2018.
  3. Harvard T.H. Chan School of Public Health. Healthy Eating Plate [Internet]. Boston: Harvard University; 2011 [cited 2026 Jan 10]. Available from: https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/healthy-eating-plate/
  1. Persatuan Ahli Gizi Indonesia. Panduan Praktis Gizi Seimbang pada Masa Pandemi COVID-19. Jakarta: PERSAGI; 2021.
  2. World Health Organization. Healthy diet [Internet]. Geneva: WHO; 2020 [cited 2026 Jan 10]. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/healthy-diet
  3. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Buku Saku Panduan Isi Piringku untuk Anak Usia 4–6 Tahun. Jakarta: Kemenkes RI; 2021
Komentar

Penulis : dr. Maria Osvaldis Galus (RSUD Komodo)

Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Oktober 2022 - 18:26 WITA

Perlawanan Tanpa Titik dalam Novel “Perempuan di Titik Nol”

Jumat, 3 Desember 2021 - 00:22 WITA

Kesederhanaan yang Megah dan Niat Baik Menyelamatkan yang Terbuang

Rabu, 14 April 2021 - 13:54 WITA

Tubuh Dan Persetubuhan Itu Suci

Berita Terbaru

Sastra

Pantun Berlawanan dengan Puisi

Sabtu, 25 Okt 2025 - 16:31 WITA

Pendidikan

Kaum Muda dan Budaya Lokal

Jumat, 15 Mar 2024 - 19:27 WITA